Perbedaan UN 2015 vs 2016

 

UN 2015
1. Permendikbud: Berlaku 1 tahun
2. Mengatur Kriteria Kelulusan dan Penyelenggaraan UN
3. Kisi-kisi UN: Peraturan BSNP Nomor 0027/P/BSNP/IX/2014
4. Materi: Sesuai KTSP
5. Peran Perguruan Tinggi: Koordinator scan & pemantauan UN SMA sederajat
6. Pelaksanaan UNBK: Verifikasi dan penetapan satuan pendidikan pelaksana UNBK dilakukan oleh Panitia UN Pusat
7. Sekolah terkena dampak asap: Tidak diatur
8. Satuan Pendidikan Kerjasama: Tidak diatur
9. Pendaftaran Peserta: Melalui Dinas
10. Pembobotan Nilai: Ada pengaturan pembobotan nilai akhir S/M
11. Penyerahan Nilai: nilai ujian dikirim sebelum UN
12. Pemusnahan soal UN di satuan pendidikan: Satu bulan setelah pelaksanaan UN

UN 2016
1. Permendikbud: Mengatur ke dasar, berlaku multi bijakan
2. Mengatur Penilaian Hasil Belajar Oleh Pemerintah Melalui Ujian Nasional dan Penilaian Hasil Belajar Oleh Satuan Pendidikan
3. Kisi-kisi UN: Peraturan BSNP Nomor Kisi-kisi berdasarkan kriteria pencapaian kompetensi lulusan, standar isi, dan kurikulum yang berlaku pada lingkup materi yang sama yang memuat level kognitif dan lingkup materi.
4. Materi: Irisan cakupan materi antara KTSP dan Kurikulum 2013
5. Peran Perguruan Tinggi: Koordinator scan & pemantauan UN SMA sederajat serta sebagai Panitia Pusat
6. Pelaksanaan UNBK: Melibatkan lima PTN untuk verifikasi calon pelaksana UN-BK di Provinsi di Pulau Jawa. Penetapan satuan pendidikan pelaksana UN-BK dilakukan oleh Dinas Pendidikan Provinsi
7. Sekolah terkena dampak asap: Pengaturan UN khusus untuk sekolah terkena dampak asap
8. Satuan Pendidikan Kerjasama: Diatur khusus
9. Pendaftaran Peserta: Dapat melalui Dapodik/EMIS termasuk UNPK
10. Pembobotan Nilai: Tidak diatur
11. Penyerahan Nilai: paling lambat seminggu sebelum pengumuman kelulusan dari satuan pendidikan
12. Pemusnahan soal UN di satuan pendidikan: Satu bulan setelah pengumuman hasil UN

sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *